Osn adalah salah satu ajang yang sangat bergengsi untuk mengadu kedalaman ilmu antar sekolah di Indonesia, link berikut merupakan kumpulan soal - soal Osn kimia yang dapat di pelajari sebelum mengikuti kompetisi Olimpiade kimia
Download
https://drive.google.com/open?id=0B8kKHF09PVDGYk85dVYyX2ZBSGs
Rabu, 02 November 2016
Minggu, 30 Oktober 2016
Yang Muda, Yang Berwirausaha
Wirausaha
adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan secara mandiri dengan
mengerahkan segala sumber daya dan upaya seperti mengenali produk baru, cara
produksi, dan yang lebih penting yaitu cara memasarkan. Menjadi pengusaha
merupakan pekerjaan yang sangat di dambakan oleh setiap orang. Namun, untuk
menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah. Walaupun seorang pengusaha terlihat
santai saat bekerja karena tidak terikat aturan seperti bekerja kantoran,
seorang pengusaha haruslah pandai dalam memanajemen segala hal terutama
memanajemen waktu. Oleh karena itu seorang yang ingin menjadi pengusaha
haruslah disiplin dan pandai memanfaatkan waktu.
Di
negara – negara maju, pekerjaan sebagai pengusaha sangatlah berpengaruh untuk
negaranya. Untuk menjadi negara maju sendiri, sebuah negara harus memiliki
minimal empat persen dari jumlah penduduknya yang menjadi seorang pengusaha.
Hal ini menunjukan begitu berpengaruhnya seorang pengusaha terhadap
perkembangan ekonomi di suatu negara. Menurut survey terakhir di tahun 2016,
jumlah pengusaha di Indonesia sekitar 1.5 persen dari jumlah penduduk di
Indonesia. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan perkembangan ekonomi di
Indonesia cenderung lambat dan statis. Untuk mengatasi hal tersebut, kurang
lebih dibutuhkan 2.5 persen lagi dari penduduk Indonesia untuk menjadi seorang
wirausahawan. Lalu siapakah yang seharusnya menjadi 2.5 persen dari penduduk
Indonesia tersebut? Tentu saja pemuda Indoensia.
.
Sebagai generasi penerus bangsa ,seorang pemuda harus berperan dalam kemajuan
negaranya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan berwirausaha.
Berwirausaha tidak harus dilakukan dengan modal yang besar. Kita bisa memulai
berwirausaha kecil – kecilan seperti menjual pulsa, jual makanan atau minuman,
dan bahkan menjadi reseller suatu barang. Dengan ketekunan dan manajemen yang
baik, usaha yang awalnya kecil – kecilan akan terus berkembang menjadi usaha
yang besar nantinya. Sebagai pemuda, kita diharuskan berfikir kreatif dan
kritis menyikapi masalah disekitar kita, dari masalah tersebutlah akan tumbuh
ide untuk memulai suatu bisnis kecil yang kemudian dapat di kembangkan dengan
sekreatif mungkin. Untuk memulai suatu usaha memang tidak mudah, dibutuhkan
kebranian dan tekat yang kuat, karena banyak sekali hambatan yang akan di
lewati nantinya.
Berwirausaha
saat muda memiliki benefit yang sangat luar biasa, selain bisa menambah
penghasilan dan tidak bergantung pada orang tua, berwirausaha juga mengajarkan
kemandirian, manajemen, dan dapat melatih mental pemuda agar lebih siap terjun
ke masyarakat nantinya. Selain itu berwirausaha merupakan salah satu cara untuk
menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar kita sehingga secara
tidak langsung juga ikut mengurangi pengangguran di Indonesia. Jika kesadaran
unutuk berwirausaha pemuda sangat tinggi, bukan tidak mungkin beberapa tahun
kedepan Indonesia dapat menjadi salah satu negara maju. Apalagi di prediksikan
pada tahun 2045 Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan jumlah usia
produktif terbanyak di dunia atau biasa yang disebut bonus demografi , hal ini
akan sangat menguntungkan apabila jiwa kewirausahaan pemuda Indonesia semakin
tinggi.
Selasa, 25 Oktober 2016
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA
Ideologi
merupakan gabungan dua kata, yaitu idea dan logos. Idea berarti
gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita;
sedangkan logos berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi, ideologi dapat
diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang ide-ide atau ajaran tentang
pengertian-pengertian dasar. Sejatinya setiap bangsa yang ada di dunia memiliki
ideologi masing – masing untuk keberlangsungan hidup bangsa tersebut. Karena
suatu bangsa akan terombang – ambing jika bangsa atau negara tersebut tidak
memiliki dasar negara yang disebut ideologi. Selain menjadi landasan hidup
suatu bangsa ideologi juga menjadi tuntunan kedepan agar suatu bangsa dapat
mencapai cita – cita bangsa.
Indonesia,
dengan 250 juta penduduk dan 1.300 lebih suku menjadikan Indonesia salah satu
negara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat. Hampir di setiap
pulau, provinsi , dan bahkan kabupaten memiliki budaya yang berbeda – beda.
Dengan berbagai perbedaan dan keragaman yang ada, Indonesia membutuhkan suatu
konsep Ideologi yang dapat menyatukan dan memberi tuntunan untuk hidup saling
berdampingan dengan berbagai perbedaan tersebut. Itulah sebabnya pada tanggal
29 Mei 1945 para petinggi bangsa yang terdiri dari Ir Soekarno, Mr Muh Yamin
dan enam orang lainya yang tergabung dalam BPUPKI merumuskan sebuah dasar
negara. Dengan berbagai pertimbangan dan latar belakang, pada tanggal 18
Agustus 1945 di sah kan dan dinyatakan sah bahwa Pancasila sebagai dasar negara
Indonesia. Pancasila dipilih sebagai dasar negara karena Pancasila telah dirasa
mampu untuk menyatukan, menuntun , dan mengayomi bangsa Indonesia yang terdiri
dari beribu suku dan budaya. Hal tersebut tercantum dalam slogan Pancasila
yaitu “Bhineka Tunggal Ika” , yang artinya berbeda – beda tetapi tetap
satu jua.
Pancasila
sebagai ideologi negara, memiliki peran dan fungsi sangat vital dalam kehidupan
bernegara. Oleh karena itu sudah semestinya di dalam Pancasila terkandung norma
– norma yang sesuai dengan tujuan kehidupan
berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Tujuan penyelenggaraan
kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ialah terwujudnya kehidupan yang
menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan,
berkerakyatan serta menjunjung tinggi nilai keadilan.
Sebagai ideologi negara, Pancasila juga harus mampu mengikuti perkembangan
zaman namun tanpa mengubah nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Pancasila
memberikan orientasi ke depan dan selalu menyadari
situasi kehidupan yang sedang dihadapi dan akan dihadapi di era globalisasi
dalam segala bidang. Oleh karena itulah Pancasila termasuk
salah satu ideologi terbuka yang bersifat dinamis dan fleksibel.
Dibandingkan dengan
ideologi lain yang yang bersifat tertutup seperti yang dianut oleh Korea Utara
yaitu ideologi Juche. Dimana ideologi
ini berorientasikan kemandirian dan setiap
individu harus percaya pada kekuatan, kemampuan, dan ilmu yang dimilikinya
sendiri untuk kemerdekaan negaranya. Juche di bidang politik terlihat pada pandangan mereka yang
menjunjung tinggi kesetaraan. Dimana, setiap bangsa berhak menjunjung tinggi
haknya dalam mengamankan kemerdekaan negaranya. Sehingga, pada kenyataannya, Korea Utara
dalam berhubungan dengan negara lain juga menjunjung tinggi asas mutualisme.
Dimana
Korea Utara berpandangan bahwa
hubungan luar negeri dengan negara lain dapat mengganggu kemerdekaan negaranya
sendiri. Hal ini untuk menghindari intervensi dalam proses berjalannya negara
Korea Utara. Meskipun menjunjung tinggi kemandirian, bukan
berarti ekonomi Korea Utara terisolasi. Korea Utara hanya bersedia untuk bekerjasama dengan negara – negara
yang menganut sosialisme seperti China, Uni Soviet, dan juga Kuba sebagai bentuk persatuan ideologi.
Dari beberapa pernyataan
tentang ideologi Pancasila dan Ideologi Juche dapat di bandingkan bahwa,
Ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka yang memiliki fleksibilitas terhadap
suatu keadaan yang di alami oleh Indonesia serta nilai – nilai yang terkandung
didalamnya merupakan tuntunan bangsa Indonesia untuk menjalankan kehidupan
bernegara yang di dasarakan atas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan
keadilan. Sementara itu, Ideologi Juche merupakan ideologi tertutup yang
mengutamakan kehidupan bernegara yang mandiri serta menjadikan Juche sebagai
ideologi yang meyakini manusia
sebagai kekuatan terbesar, di satu pihak telah menjadikan pemimpin
- pemimpin Korea
Utara dianggap seperti Tuhan yang
mempunyai kekuatan besar dalam suatu negara.
Minggu, 09 Oktober 2016
Rancangan Tempat Pembuangan Sampah Berbasis Chemical Proses
Masalah sampah di Indonesia masih sangat kompleks, salah
satunya yaitu tempat pembuangan sampah (TPS) yang tidak diurus dengan baik,
yang mengakibatkan berbagai masalah di lingkungan masyarakat salah satunya
yaitu penumpukan sampah, hal ini jika terus di biarkan dapat mencemari
lingkungan sekitar dan tumbuhnya berbagai bibit penyakit.
Dalam penelitian ini kami akan merancang sebuah tempat
pembuangan sampah yang dapat mengatasi pemasalahan di atas, yaitu tempat
pembuangan sampah berbasis chemical
proses tempat sampah yang memanfaatkan proses – proses kimia. Tempat
pembuangan sampah ini akan mengolah sampah – sampah melalui proses kimia untuk
dijadikan sumber energi bagi masyarakat sekitar. Pada dasarnya sampah di
masyarakat di bedakan menjadi dua jenis yaitu, sampah organik dan sampah nonorganik.
Tempat pembuangan sampah ini memiliki dua bagian utama, yaitu digester bawah
tanah untuk mengolah sampah organic dan tabung pembakaran lengkap dengan
kondensator untuk mengolah sampah – sampah plastik.
Sampah organik seperti sisa makanan, buah, daun,
dan lain – lain akan di masukan ke mesin pencacah sebelum di masukan kedalam
digester agar penguraian oleh bakteri dapat berlangsung dengan cepat. Setelah
menjadi bagian – bagian kecil, sampah organic dimasukan kedalam digester untuk
melalui proses penguraian menjadi gas metan. Sementara itu, sampah – sampah nonorganik
seperti plastik belanja, botol bekas dan lain – lain di masukan ke mesin
pencacah terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam tabung pembakaran.
Pembakaran di sini menggunakan biogas hasil fermentasi sampah – sampah organik
tadi yang di salurkan melalui pipa. Pembakaran dilakukan hingga suhu 380
derajat celcius agar plastic – plastic tadi berubah wujud menjadi gas, setelah
itu dialirkan melalui kondensator sehingga diperoleh BBM yang bermanfaat untuk
masyarakat.
Jumat, 04 Desember 2015
CERKAK BAHASA JAWI
C U K
Cerkak dening Ki Ali
Cerkak dening Ki Ali
Sing dewadani ora nggople. Pancen, Nur babarane wis suwe. Sing dienteni Su seprana-seprene wis teka mangsane. Ora gumun angger kabeh ngira kuwe sing marakna Su dadi ora jenjem nggegem cuke. Ningen sing ana neng pikirane Su ora padha karo penyanane batire.
Manut critane musik keroncong ngrembaka kawit taun 1880 sewise ana cuk sing munine crong-crong-crong. Gitar cilik sing senare nilon cacah telu, kelebu bangsane ukulele sing wiwit ana neng Hawaii setaun sedurunge. Munine crong sing antul-antul kuwe marakena sing padha maen, nembang lan uga sing ngrungokna dadi ngemat pisan. Malah, angger wegig nabuhe, nggo batir keroncongan dhewekan ya cuk lewih maen ketimbang gitare.
Kaya cuk neng gegemane Su. Wis sewulanan kencrang-kencrunge sering keprungu neng bale umahe Pak Kamsu, keroncongan. Senajan alat musike ora jangkep nyatane nggulih keroncongan ya wis patut derungokna. Prayit, Mardong, lan Dar katon kewes nggulih maen cak, selo, lan contrabass utawane bass betot. Apamaning Pak Kamsu sing baut maen gitar nganggo gaya kontrapuntis. Sing melu rubung ngasi padha jaluki lagu. Nembange ya gentenan. Emane pancen urung ana sing maen flute apadene biola.
Ningen wengi kuwe cuk neng gegemane Su madan amleng. Angger ora keri nadane, ya ilang cronge merga tangane ora kemlawe. Su ora kaya biasane. Dadi gumune sing padha rubung neng bale.
"Niyat apa ora jane, Su? Katonen Nur baen apa kepriwe?"
"Nembe jam sepuluh kiye. Esih sore."
"Hisss..belih wong agi seneng-senenge. Iya apora, Su? Hehehe…"
***
Mau, sedurunge mangkat keroncongan, kawit sore mula cuk kuwe mung decekethem gulune. Sikil jegang awak semendhe, Su sedhela merem sedhela ngunjal ambekan. Mung sepisan pindho tangane tengen nggramak senare cuk. Crung! Genah, Su agi ngalamun.
"Mbok udan.", Nur bojone nyendhehna payung neng ngarep lawang. Neng njaba grimis pancen wis mipil teka, pating pletik balapan ngiyub neng ngisore sesuketan.
Ngalamune bubar, Su meneng baen. Kur sekecap omonge Nur kuwe wis cetha: ora ana liyane maning kejaba apa sing ana, apa sing wis tau ana. Wis tau ana! Wis tau! Tegese agep ora ana maning! Mbarengi klebate Nur sing marani bayine, Su mijeti sirahe sing semendhe aring banon. Senajan mripate merem, ningen emutane ngambahi maning aring dina-dina jaman semana. Genti-genten karo kleyabe dina-dina sing bakal teka.
"Bodhoa. Angger ko pancen mbelani tresna lan nrima apa sing ana, ya inyong ora bakal nyengkala." Omonge bapane Su, meh rong taun ganu nalikane Su wadul sebaline sekang daleme Pak Samad.
Jebule Pak Samad duwe rembug gedhe. Ora nyana ora nggliga dheweke detari, dejaluki tulung sebenere, kon ningkah karo Nur anake. Katon gedhe panelangsane, wong tuwa kuwe blaka angger Nur nemu lakon sing tuna. "Yange" neng Jogja, jebule laku cidra sewise telung wulan dhayohe Nur ora teka-teka. Mbuang sing bakal teka aring dunya genah nambahi dosa, ningen kayangapa mengko aloke wong desa? Mol enggane kelakon duwe putu ora duwe mantu?
"Sapa ngreti mbesuke ko nemu begja."
"Pikir dhisit, Su. Beli satu dapat dua?"
"Jukun adhepi baen, Su. Namanya juga cinta!"
Ngrumangsani anake wong ora dunya, aring Nur Su pancen ora tau wani ngumbar rasa tresna. Sedhengen ngkana? Wong tuwane kaya kurang lega anak wadone mung ubak-ubek neng Puraketa. Ndhoge wong mbanduara, ora pinter anaha ya kuliah dejujugna aring Jogja.
Senajan ana-ana baen aloke batir sing padha dejaluki timbang rasa, atine dhewek ora teyeng indha sekang rasa tresna. Turan, kayangapa mengko panalangsane Nur angger duwe bocah tanpa bapa? Ewadene koh kudu trima sabar sewetara, sewise bayine lair tolih Nur wis kena mbatiri dheweke ngambah endahe wengi-wengi sing ganu mung ana neng alam ngayawara?
Temenan, Nur sida duwe lan malah gelem urip bareng karo mertuwa. Kayadene wong wadon sing idhep aring tata, duga lan prayoga, aring Su Nur ora tau gawe kuciwa senajan pancen ora akeh nyewara apamaning kandhah lan crita. Setengah taun Su trima dadi calon bapa senajan ora kena ngambah endah swargane dunya. Ya mung ati kebek rasa welas kesinungan tresna sing marakna Su kuwawa ngadhepi panggonjake batir saben dina. Turan, akeh lan lumintune pegawean neng selipan uga marakna lungkrah kesele raga. Ewadene ana tekane karep asmara, kena deslimur ngendhong aring tangga. Malah kesenengane keroncongan sering dadi tamba.
Rong wulan sewise dadi bapa, Su nembe ngrasakna endahe wong bebojoan. Kelakon lelumban neng segarane asmara. Ningen begjane urip ora kena depesthekna. Bapane Nur malah nibakna ukara sing tumuju aring pepisahane wong sing agi ngulir pepasihan. Wong tuwa kuwe ora idhep aring sing arane katresnan.
"Ko kudu lega lila, Su. Nur kudu sida dadi sarjana. Bocah tah ora bakal dadi prekara. Inyong wong tuwa ora kepengin anak mung duwe tresna, ningen uga drajat sing mulya. Ora-orane kebecikanmu bakal muspra. Ko bakal tek sangoni dhuwit limolas juta. Aja mbadal, wangkot, apamaning koh ajek sulaya. Tek kira ko duwe rumangsa, inyong sapa ko sapa. Wis, wulan ngarep Nur agep tek jujugna maning aring Jogja."
Kaya sinambering gelap tuna, kaya ana udan salah mangsa. Atine Su kaya deketab krasa pecah-pecaha neng watu kumalasa. Ora kumecap sewanda rong wanda nalika mertuwane lunga. Apa iya? Mung semana? Mung semene? Su krasa seseg dhadhane.
Nalikane detakokna, Nur dhewek malah ngangseg-angseg ora wangsulan. Turunane wong mbanduara, bokmenawa gegayuhane ya mbuh apa sing ora. Ora cukup mung nyanding anak bojo lan tresna, dadi biyung bocah urip neng desa. Su dadi rumangsa angger leladhine Nur mung sederma patrape wong wadon sing kawengku dening pria. Bokmenawa tresna dudu prekara wigati tumrape wong wadon sing wis tau tuna.
"Dadi mung semene, Nur? Mesthi inyong ya rumangsa angger antarane inyong karo ko ya mung semana. Ora-orane inyong agep nyengkala. Mung, kepriwe mengko bocahe? Detinggal karo ninine apa ko tega?"
"Pa..pa..pangampurane, Pak."
"Wis, oraha degawe nelangsa. Sepira gedhene tresnaku ningen kudu lewih gedhe rasa rumangsaku. Ko lan bapamu bakal tek kunjara lega. Siji penjalukku, matura aring bapak, dhuwit peparinge ora bakal tek tampa. Kaya tah inyong dudu menungsa."
Nggembrot, Nur nubruk aring pangkone bojone. Su ndhengak nyawang rangken, ana banyu sing pating brinang neng mripate.
***
"Barang lewihan sih apa enake? Geleme, dadi ganjel kaya onana ajine."
Krasa panas pengrungone, muntab dhadhane. Tangane Su kumlawe. Brakkk! Cuk neng gegemane ora kuwawa nandhingi atose tegel bale. Mbledhag, kaya atine Su.
"Brisik ko lah, Dar! Dudu urusanmu!" Ora nggople aring Dar sing rumangsa luput, cuk sing wis remuk desaut. Ora poyan, Su bablas metu bali nggawa ati sing mawut-mawut.
Nerak grimis sing wis dawa-dawa, Su ngrasa wengine sengsaya mingkup. Samun, awit ora bakal ana swara lelipur maning sewise mbledhage cuk![]
____
*kepacak wonten ing Harian Pagi SatelitPost (SP) edisi Minggu Legi, 27 Januari 2013.
*amargi salah kirim file, ing cerkak punika, wonten ukara ingkang "salah". tembung "rong taun" kedahe "setaun".
["Bodhoa. Angger ko pancen mbelani tresna lan nrima apa sing ana, ya inyong ora bakal nyengkala." Omonge baparong Su, meh rong taun ganu nalikane Su wadul sebaline sekang daleme Pak Samad.]
kedahipun:
["Bodhoa. Angger ko pancen mbelani tresna lan nrima apa sing ana, ya inyong ora bakal nyengkala." Omonge baparong Su, meh setaun ganu nalikane Su wadul sebaline sekang daleme Pak Samad.]
mesthi kemawon "ralat" kados niki boten saged dados sesulih nggantosaken punapa ingkang sampun kepacak wonten ing SP. ewa semanten, punika sageda kangge pangeling-eling kula anggenipun nganggit crita punapadene kintu naskah dumateng pundi kewala, mbenjang ing tembe.
katuran dumateng sintena kemawon ingkang sakelangkung boten marem nyurasa cerkak punika, kula ingkang lepat, saestu nyuwun pangampura.
nuwun.
Kamis, 03 Desember 2015
KISAH NABI YUSUF
KISAH NABI YUSUF
v Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha
v Kisah para wanita terpotong tangannya ketika melihat nabi
yusuf as
Sebuah Cerita islami yang mengulas tentang cerita nabi yusuf
as lengkap. Ia merupakan utusan Allah yang mendapatkan berbagai ujian dalam
hidupnya. Beliau menghadapi persekongkolan jahat yang justru datang dari
orang-orang yang dekat dengannya, yaitu saudara-saudaranya. Mereka merencanakan
untuk membunuhnya. Rencana itu mereka buat saat Nabi Yusuf as masih kecil.
Kemudian Nabi Yusuf as dijual di pasar mesir lalu dia dibeli dengan harga yang
sangar murah. Kemudian beliau menghadapi rayuian dari isteri seorang pria yang
mempunyai jabatan penting saat itu. Ketika ia menolak rayuannya, ia pun
dimasukkan ke dalam penjara. Dalam beberapa waktu, beliau menjadi tahanan di
penjara. Meskipun mendapaatkan berbagai kehinaan, namun pada akhirnya beliau
mampu menduduki tampuk kepemimpinan di Mesir. Beliau menjadi menteri dari raja
yang pertama. Ia memulai dakwahnya di jalan Allah Yang Maha Esa dari panggung
kekuasaan. Ia melaksanakan rencana Allah SWT dan menunaikan perintahnya.
v Asal Usul Nabi Yusuf as
Nabi
Yusuf as merupakan putra urutan ke tujuh dari dua belas petara puteri Nabi
Ya’qub as. Merupakan anak dari istri Nabi Ya’qub yang bernama Rahil. Dari Ibu
Rahil ini Nabi Yusuf juga mempunyai adik bernama Benyamin. Nabi Yusuf
dianugrahi wajah yang sangat tampan oleh Allah SWT, juga dengan tubuh yang
tegap sehingga bisa membuat para wanita terpesona kepadanya.
Kisah cerita Nabi Yusuf as
ada dalam satu surat penuh dalam Al Qur an yang bernama Surat Yusuf. Disebutkan
bahwa sebab turunnya surat suyuf adalah karena orang orang yahudi meminta
kepada Rasulullah SAW untuk menceritakan kepada mereka kisah Nabi Yusuf as.
Kisah Nabi Yusuf as telah mengalami perubahan pada sebagian dan terdapat beberapa
penambahan. Kemudian Allah SWT menurunkan satu surat penuh yang secara
terperinci menceritakan kisah Nabi Yusuf as
Allah SWT berfirman : “Kami
menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur’an ini
kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (kami mewahyukan)nya adalah termasuk
orang-orang yang belum mengetahui.” (QS. 12 : 3)
Pada suatu waktu Nabi Yusuf as
bermimpi melihat sebelas bintang, mathari, dan bulan semuanya sujud kepadanya,
dan mimpinya itu disampaikan kepada ayahnya yaitu Nabi Ya’qub as, sebagaimana
tersebut dalam Al Qur’an berikut ini :
“(Ingatlah), ketika Yusuf berkata
kepada ayahnya : “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas
bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku”
“Ayah berkata : “Hai anakku,
janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka
membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh
yang nyata bagi manusia” (QS. 12 : 4 – 5)
Nabi Ya’qub as mengingatkannya agar
jangan sampai Nabi Yusuf as menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya.
Sesungguhnya saudara-saudara Nabi Yusuf as tidak menyukainya karena
kedekatannya dengan ayahnya dan mereka tidak simpati dengan perhatian Nabi
Ya’qub as kepadanya. Nabi Yusuf as bukanlah saudara kandung mereka di mana Nabi
Yusuf as menikahi isteri kedua yang tidak melahirkan baginya anak-anak kemudian
lahirlah darinya Nabi Yusuf as dan saudara kandungnya. Nabi Ya’qub as merasa
bahwa anaknya itu akan mengemban suatu urusan besar, yaitu keNabian yang berada
di sekitarnya.
v Cerita nabi yusuf dan saudara-saudaranya
Nabi Yusuf as adalah anak yang
dimanjakan oleh ayahnya, lebih disayang dan dicintai dibandingkan dengan
saudara-saudaranya yang lain, terutama setelah ibu kandungnya Rahil meninggal
atau wafat ketika Yusuf masih berusia dua belas tahun.
Perlakuan
yang berbeda dari Nabi Ya’qub as kepada anak-anaknya lainnya menimbulkan rasa
iri hati dan dengki di antara saudara-saudara Nabi Yusuf as yang lain, mereka
merasa dianaktirikan oleh ayahnya yang mereka anggap tidak adil terhadap sesama
anak, yaitu lebih memanjakan Nabi Yusuf as dari pada yang lainnya.
Rasa
jengkel terhadap ayah mereka dan iri hati pada Nabi Yusuf as membangkitkan rasa
setia kawan antara sauda-saudara Yusuf, persatuan dan rasa persaudaraan yang
akrab di antara mereka.
Rasa
sayang Nabi Ya’qub as kepada Nabi Yusuf as dan adiknya Bunyamin nampak sangat
jelas. Rasa iri hati dan kebencian saudara-saudaranya juga tidak dapat
ditutup-tutupi lagi. Rasa sayang Nabi Ya’qub as kepada Nabi Yusuf dan Bunyamin
adiknya sebenarnya cukup wajar, karena Nabi Yusuf dan adiknya tidak memiliki
ibu karena telah meninggal dunia ketika melahirkan Bunyamin. Karena sebab
itulah Nabi Ya’qub sangat menyayangi Nabi Yusuf as dan adiknya Benyamin.
Terlebih lagi saat Nabi Ya’qub mendengar dan mengetahui akan mimpi Nabi Yusuf
as. Semakin bertambah pula pengawasannya untuk keselamatan Nabi Yusuf as dan
adiknya. Hal ini menyebabkan bertambahnya kedengkian dan kebencian
saudara-saudara terhadap Nabi Yusuf as dan adiknya.
v Cerita nabi yusuf dibuang ke sumur
Cerita
Nabi Yusuf as, suatu hari saudara-saudara Nabi
Yusuf as yang memberi dan dengki kepadanya berkumpul dan bermusyawarah untuk
mengemukakan perasaan mereka masing-masing atas perlakuan Ayah mereka yang
mereka anggap tidak adil kepada anak-anaknya. Dalam musyawarah ini banyumin
tidak diikut sertakan karena ia adalah adik kandung Nabi Yusuf as, mereka
memutuskan agar Nabi Yusuf as dibuang saja.
Terjadilah dialog antara mereka
dengan ayahnya dengan penuh kelembutan namun dedam yang tersembunyi di hati.
Dalam hal ini diterangkan dalam Al Qur’an berikut ini :
“mereka berkata : “wahai ayah kami,
apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya
kami adalah orang-orang yang menginginkan kebaikan baginya. Biarlah dia pergi
bersama kami besok pagi, agar ia (dapat) bersenang-sendang dan (dapat)
bermain-main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya”
“berkata Ya’qub : “Sesungguhnya
kepergian kamu bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau
dia dimakan serigala, sedang kamu lengah dari padanya”
“Mereka berkata : “Jika ia
benar-benar dimakan serigala, sedang kami golongan (yang kuat), sesungguhnya
kami kalau demikian adalah orang-raong yang merugi” (Qs 12 : 11 – 14)
Mereka membujuk ayahnya agar
mengizinkan Nabi Yusuf as pergi dengan mereka. Akhirnya mereka berhasil
meyakinkan ayahnya yang sangat khawatir kalau-kalau Nabi Yusuf as dimakan oleh
serigala. Apakah ini masuk akal? Kami sepuluh orang laki-laki, maka mana mungkin
kami yang banyak ini lalai darinya? Sungguh kami akan kehilangan sifat
kejantanan kami seandainya terjadi peristiwa itu. Kami jamin bahwa tidak ada
seekor serigala pun akan memakannya. Karena itu, tidak ada yang perlu
dikhawatirkan.
Mereka pun berhasil mengajak Nabi
Yusuf as pada hari berikutnya dan pergi dengannya ke gurun. Mereka menuju
tempat yang jauh belum pernah mereka tempuh. Mereka mencari sumur yang disitu
sering dilewati oleh para kafilah dan mereka berencana untuk memasukkan Nabi
Yusuf as ke dalam sumur itu. Allah Yang Maha Mengetahui mengilhamkan kepada
Nabi Yusuf as bahwa ia akan selamat, maka tidak perlu takut. Allah yang maha
kuasa menjamin bahwa Nabi Yusuf as akan bertemu dengan mereka pada suatu hari
dan akan memberi tahu mereka apa yang mereka lakukan kepadanya.
Nabi Yusuf as sempat melakukan
perlawanan kepada mereka, namun mereka memukulinya dan mereka memeritahkannya
untuk melepas bajunya, lalu mereka menceburkannya ke dalam telah dalam keadaan
telanjang. Kemudian Allah Yang Maha Kuasa mewahyukan kepadanya bahwa ia akan
selamat dan karean itu ia tidak perlu takut. Di dalam telah itu terdapat air,
namun tubuh Nabi Yusuf as tidak terkena hal yang membahayakan. Ia sendirian
duduk di sumur itu, kemudian ia bergantungan dengan batu.
Kemudian saudara-saudara yang benci
kepada Nabi Yusuf itu menyembelih hewan sejenis kambing atau rusa, lalu
melumurkan darah palsu ke pakaian Nabi Yusuf as. Mereka lupa untuk
merobek-robek pakaian Nabi Yusuf as. Mereka malah membawa apakain sebagaimana
biasanya (masih utuh) dan hanya berlumuran darah. Peristiwa ini terjadi di
malam yang gelap. Sementara itu, si ayah duduk di rumahnya lalu anak-anaknya
masuk menemuinya di tengah malam di mana kegelapan malam menyembunuikan
kegelapan dan kegelapan kebohongan yang siap ditampakkan. Nabi Ya’qub bertanya
: “Mengapa kalian menangis? Apakah terjadi sesuatu pada kambing?Mereka berkata
sambil meningkatkan tangisnya, seperti diterangkan dalam Al Qur’an berikut ini
:
“Kemudian mereka datang kepada ayah
mereka di sore hari sambil menangis”
“Mereka
berkata : “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba, dan kami
tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala, dan
kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang
yang benar” (Qs 12 : 17 – 18)
Nabi
Ya’qub as memegang pakaian anaknya. Lalu ia mengangkat pakaian itu dan
memperhatikannya di bawah cahaya yang terdapat dalam kamar. Ia
membalik-balikkan baju itu di tangannya namu ia melihat bahwa pakaian itu masih
utuh dan tidak ada tanda-tanda cakaran atau robek. Serigala apa yang makan Nabi
Yusuf as? Apakah ia memakan dari dalam pakaian tanpa merobek pakaiannya?
Seandainya Nabi Yusuf as mengenakan pakaiannya lalu ia dimakan oleh serigala,
semestinya pakaian tersebut akan robek. Seandainya ia telah melepas bajunya
untuk bermain dengan saudara-saudaranya, maka bagimana pakaian tersebut
dilumiri dengan darah sementara saat itu tidak menggunakan pakaian?
Berdasarkan
bukti-bukti itu, Nabi Ya’qub as mengetahui bahwa mereka berbohong. Nabi Yusuf
as tidak dimakan oleh serigala. Nabi ya’qub mengetahui bahwa anak-anaknya
berbohong, ia mengungkapkan hal itu dalam perkatannya yang tersebut dalam Al
Qur an :
“Mereka
datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya’qub
berkata “sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang
buruk) itu; maka kesbaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah
yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan” (Qs 12 ; 18)
Demikianlah perilaku Nabi
Ya’qub dengan bijaksananya. Ia meminta agar diberi kesabaran dan memohon
pertolongan kepada Allah SWT atas apa yang mereka lakukan terhadap putra
kesayangannya.
v Cerita Nabi Yusuf as ditemukan di sumur
Kemudian,
ada kafilah yang sedang berjalan menuju Mesir, yaitu satu kafilah besar yang
berjalan cukup jauh sehingga dinamakan Sayyarah. Semua kafilah itu menuju
sumur, mereka berhenti untuk menambah air. Mereka menghulurkan timba ke sumur.
Lalu Nabi Yusuf as bergelantung pada timba tersebut. Orang yang mengulur timba
mengira bahwa timbanya telah penuh dengan air. Namun setelah dilihat, kafilah
itu terkejut sambil berkata “Hai, alanglah gembiranya kita, mendapat seorang
anak yang tampan”
Pada
saat itu aturannya adalah bahwa siapa yang menemukan sesuatu yang hilang, maka
ia yang akan menjadi pemiliknya. Awalnya orang yang menemukannya sangat senang,
namun ia berfikir mengenai tanggung jawab yang harus ditanggungnya, lalu
muncullah rasa khawatir dalam dirinya. Kemudian untuk menghindari hal yang
mengkhawatirkan tersebut ia berencana untuk menjualnya ketika tiba di mesir.
v Nabi Yusuf as dijual di pasar
Setelah
orang yang menemukan Yusuf itu tiba di mesir ia segera menjualnya di pasar
dengan harga yang sangat murah, ketika itu Yufus dibeli orang salah satu pembesar
di Mesir. Pembesar itu mengambil Nabi Yusuf as dan menjadikan anak
angkatnya, dirawatnya Yusuf dengan baik oleh isteri pembesar itu. Isteri
pembesar itu bernama Zulaikha, mulai saat itu Nabi Yusuf as tinggal bersama
mereka. Seperti diterangkan dalam Al Qur’an berikut ini :
“Kemudian
datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu menyuruh seorang mengambil air,
maka dia menurunkan timbanya, dia berkata ; “Oh, kabar gembira, ini seorang
anak muda!” Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan
Allah maha mengetahui apa yang mereka kerjakan. Dan mereka menjual Yusuf dengan
harga yang murah, yiatu beberapa dirham saja, dan mereka tidak tertarik hatinya
kepada Yusuf. Dan orang mesir yang membelinya berakata kepada istrinya:
“Berikanlah kepadanya empat (dan layanan) yang baik, boleh jadi ia bermanfaat
kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak” dan demikian pulalah kami
memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (mesir), dan agar kami
ajarkan kepadanya ta’bir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi
kebanyakan manusia tiada mengetahuinya” (Qs 12 : 19 – 21)
v Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha
Allah Yang Maha kuasa menguatkan Nabi Yusuf
as di muka bumi. Setelah dibuang disumur dan dijual di pasar ia kemudian
tinggal di rumah seorang pria yang berkuasa dan Allah SWT akan mengajarinya
takwil mimpi. Hari demi hari berlalu. Nabi Yusuf as pun semakin tumbuh menjadi
dewasa. Nabi Yusus as oleh Allah diberi kemampuan untuk mengendalikan
suatu masalah dan ia diberi pengetahuan tentang kehidupan dan peristiwa
peristiwanya. Ia juga diberi kemampuan berdialog yang dapat menarik simpati
orang yang mendengarnya. Nabi Yusuf as diberi kemuliaan sehingga ia menjadi
pribadi yang agung dan tak tertandingi. Tuannya mengetahui bahwa Allah
SWT memuliakannya dengan mengiim Nabi Yusuf as padanya. Ia mengetahui bahwa
Nabi Yusuf memiliki kejujuran, kemuliaan, dan istiqamah (keteguhan) lebih dari
siapaun yang pernah ia temui dalam selama hidupnya.
Sementara itu, Zulaikha atau isteri Al-Azis
selalu mengaawasi Nabi Yusuf as. Ia duduk disampingnya dan berbincang-bincang
bersamanya. Ia mengamati kejernihan mata Nabi Yusuf as. Lalu ia bertanya
kepadanya dan mendengarkan jawaban dan Nabi Yusuf as. Akhirnya, kekagumannya
semakin bertambah pada Nabi Yusuf as.
Al Qur an tidak menyebut sedikit pun tentang
berapa usia wanita itu dan berapa usia Yusuf. Kita dapat mengamati hal itu
hanya dengan perkiraan. Ia menghadirkan Yusuf saat beliau masih kecil dari
sumur. Dia adalah seorang isteri yang misalnya berusia dua puluh tiga tahun,
lalu ia berusia tiga puluh enam, sementara Yusuf berumur dua puluh lima
tahun. Apakah peristiwa itu memang terjadi di usia ini? Boleh jadi memang
demikian. Tidakan wanita itu dalam peristiwa itu dan peristiwa sesudahnya menunjukkan
bahwa ia wanira yang sudah matang dan cukup berani. Peristiwa yang diungkapkan
oleh Al Qur an al kami ini merupakan puncak dari perisitwa peristiwa yang lalu.
v Zulaikha jatuh cinta pada Nabi Yusuf
Zulaikah sang isteri Al Azis sangat mencintai
Nabi Yusuf as. Ia merayunya dengan terang terangan. Nabi Yusuf as yang
telah terdiidik di istana seorang menteri besar di mesir dengan lingkungan yang
mewah dan dikelilingi wanita yang cantik, di rayu oleh Zulaika dengan rayuan
yang umumnya dilakukan oleh wanita pada laki-laki.
Meskipun telah dirayu oleh wanita yang sudah
dirasuki nafsu, namun Nabi Yusuf as masih kuat ketaqwaannya. Sang wanita itu
bosan karena sikap cuek dan tidak peduli Nabi Yusuf terhadapnya namun
menganggap sikap Nabi Yusuf tersebut pura pura, atau menjaga image saja. Ia pun
mengubah cara menggoda bukan lagi dengan bahasa isyarat, namun dengan menggoda
yang lebih terang terangan. Wanita itu menutup semua pintu dan melupakan rasa
malunya, kemudian ia mengunggapkan rasa cintanya Nabi Yusuf as.
Nabi Yusuf as merupakan salah satu hamba
Alla yang ikhlas, maka ia akan tersucikan dari berbagai dosa. Namun bukan
berarti bahwa Nabi Yusuf as tidak memiliki nafsi sebagai seorang lelaki dan
selain itu bahwa Nabi Yusuf bukan seperti malaikat yang tidak terpengaruh oleh
rasa duniawi. Godaan dari wanita itu merupakan godaan yang cukup berat, namun
beliu mampu untuk melawannya, karena jiwanya tidak cenderung pada
nafsunya. Kemuan atas izin Allah, jiwanya dibimbing dan ditenangkan
karena ketakwaannya yang mampu melihat tanda-tanda kebenaran dari Tuhannya.
Apalagi Nabi Yusuf as adalah putera Nabi Ya’qub as, seorang Nabi, Putera dari
Ibhraim, yang merupakan kakek dari para Nabi dan kekasih Allah SWT.
Terjadilan pergelutan antara mereka berdua.
Percakapan telah berubah dari basa lisan menuju bahasa tangan. Zulaikha
mengulurkan tangannya kepada Yusuf dan berusaha untuk memeluknya. Nabi Yusus as
berputar dalam keadaan pucat wajahnya dan berlari menuju ke pintu. Lalu ia
dikejar oleh wanita itu dan wanita itu menarik-narik pakaiannya. Keduanya
sampai ke pintu. Namun tiba tiba itu terbuka, suaminya dan salah satu
kerabatnya ada di muka pintu yang terbuka itu.
Setelah melihat suaminya ada di hadapannya, ia
segera menggunakan kelicikannya. Saat itu tampak jelas bahwa sedang terjadi
pergelutan. Nabi Yusuf as tampak gemetar dengan penuh rasa malu dan
butiran-butiran keringat mengalir dari keningnya. Sebelum suaminya membuka
mulut untuk memulai pembicaraan, wanita yang sebelumnya merayu Nabi Yusuf as
itu mendahului berbicara dengan melontarkan tuduhan kepada Nabi Yusuf as,
seperti yang diterangkan dalam Al Qur’an berikut ini :
“Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu
dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan
kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata :
“apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan
isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih” (Qs : 12 :
25)
Wanita itu menuduh Nabi Yusuf as telah
merayunya. Ia mengatakan bahwa Yusuf berusaha memperkosanya. Nabi Yusuf
asmemandangi wanita itu dengan kepolosan dan kesabaran. Sebenarnya Nabi
Yusuf as berusaha menyembunyikan rahasia wanita itu namun ketika ia mulai
menuduh Nabi Yusuf as terpaksa membela diri.
Yusuf berkata : “Dia menggodaku untuk
menundukkan diriku (kepadanya)” dan seorang saksi dari keluarga wanita itu
memberikan kesaksian : “Jika baju gamis koyak di muka, maka wanita itu benar
dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusata. Dan jika baju gamisnya koyak di belakang,
maka wanita itu yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar” (Qs 12 :
26 – 27)
Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha – Kini
giliran si suami menunjukkan reaksinya. Kami kira ia berkata : “Pelankanlah
suara kalian berdua. Sesungguhnya di rumah ini terdapat banyak budak dan
pembantu. Ini adalah masalah khusus”. Kepala menteri itu adalah seorang tua
yang terkan tenang dan tidak gampang emosi. Kemudian kepala menteri itu duduk
dan mulai mengusut kejadian itu. Ia bertanya kepada isterinya dan juga bertanya
kepada Yusuf. Kemudian orang yang ada di dekat wanita itu berkata :
“Sesungguhnya kunci persoalan ini terletak pada pakaian Yusuf. Jika pakaiannya
robek dari depan, maka berati Yusuf memang ingin memperkosanya. Wanita itu akan
merobek pakaian Yusuf untuk mempertahankan dirinya”
Si suami berkata : “Lalu bagaimana jika
pakaiannya robek dari belakang”. Seorang penengah dari keluargannya berkata :
“Maka ini berarti wanita itu yang merayunya. Jadi kunci dari peristiwa ini ada
pada pakaian Yusuf”. Akhirnya, pakaian itu berpindah dari satu tangan ke tangan
yang lain. Kemudian seorang penengah dari keluarga mengamati robek dari
belakang. Selanjutnya, kepala menteri itu pun melihatnya dan ia juga menemui
bahwa pakaian itu robek dari belakang. Sehingga secara langsung tuduhan itu
malah berbalik kepada si isteri.
Ketika sang suami memastikan penghianatan
isterinya, ia tampak begitu tenang dan tidak menunjukkan emosi yang berlebihan
seperti kebanyakan orang, bahkan ia tidak sampai berteriak dan tidak marah.
Jabatan menteri yang disandangnya memaksa untuk bersikap penuh ketenangan dan
kelembutan ketika menghadapi suatu persoalan.
“Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di
antara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar”. Ia menegaskan
bahwa tipu daya perempuan umumnya sangat besar (berbahaya).
Kemudian ia menoleh pada Nabi Yusuf as, dan
kemudian si suami merasa bahwa ia belum mengatatakan sesuatu pun kepada
isterinya selain pertanyaan yang berhubungan dengan tipu daya kaum wanita
secara umum. Ia ingin berkata kepada isterinya tentang sesuatu yang khusus. Ia
berusaha untuk bersikap keras pada isterinya tetapi kekerasan itu berakhir
dengan kelembutan yang terwujud dalam ucapannya :
“(hai) Yusuf : “Berpalinglah dari masalah
ini, dan (kamu hai isteriku) mohon ampunlah atas dosamu itu, karena kamu
sesungguhnya termasuk orang-orang yang berbuat salah”
Setelah pernyataan yang pertama dan nasihat
yang terakhir, si suami mengakhiri masalah tersebut, lalu Nabi Yusuf as pun
pergi. Tuan rumah itu tidak meminta perincian peristiwa yang terjadi antara
iserinya dan pemuda yang mengabdi kepadanya. Yang ia minta adalah agar
pembicaraan itu ditutup sampai di sini saja.
v Kisah para wanita terpotong tangannya ketika melihat nabi
yusuf as
Masalah mengenai isteri menteri yang
menggoda Yusuf ternyata tidak bisa ditutup untuk kalangan terbatas.
Meskipun terjadi di kalangan masyarakat yang terpandang tidak dapat begitu saja
ditutup. Sehingga masalah yang niatnya tidak untuk diketahui orang banyak itu
tersebar ke mana-mana. Peristiwa itu tersebar dari satu istana ke istana istana
penguasa saa itu. Kemudian wanita-wanita yang tinggal di istana itu mulai
ram-ramai menjadikan bahan pembicaraan. Beberapa saat kemudian kejadian itupun
tersebar ke penjuru kota.
Sehingga pada akhirnya berita tersebut
pindah dari satu mulu ke mulut lainnya, dari satu rumah ke rumah lainnya
sehingga sampailah berita yang memalukan itu sampai di terlinga isteri Al Azis
atau menteri. Ia pun ingin membuat pembelaan diri dengan mengundang para
isteri-isteri pembesar lainnya untuk datang ke rumahnya, untuk dijamu dengan
makanan dan minuman.
Isteri AL Aziz yang sebelumnya pernah
menggoda Nabi Yusuf ini terdiam sebentar, seperti sedang berfikir. Kemudian ia
menetapkan sesuatu dan memerintahkan untuk mendatagkan para juru masak. Para
juru masak pun datang ke istana. Ia membertahu kepada mereka bahwa ia akan
menyiapakan suatu jamian besar di istana. Ia telah menentukan berbagai macam
hidangan dan minumannya. Kemudian ia memerintahkan agar meletakkan pisau pisau
yang tajam di sebelah buah apel yang dihidangkan, dan juga diletakkan kain
putih di sebelah wadah atau piring-piring yang ada ada apelnya, juga diletakkan
batal-bantal yang memang ketika itu menjadi tradisi di masyarakat timur.
Selanjutnya ia membuat undangan untuk para kaum hawa yang membicarakan
petualangan cintanya dengan Nabi Yusuf as.
Ketika para tamu undangan telah hadir, isteri
menteri itu memanfaatkan acara itu untuk menunjukkan seorang pemuda yang paling
tampan dan mengagumkan. Perlu diketahui, bahwa undangan tersebut hanya untuk
wanita saja, sehingga para wanita lebih leluasa dan lebih bebas dalam bercerita
dan mengobrol. Para undangan itu duduk dan bersandar di batanal-bantal sambil
menikmati makanan dan minuuman. Pesta jamuan terus berlangsung dengan hidangan
yang istimewa dan minuman yang dingin sangat yang menyenangkan .
Selain menikmati makanan, mereka juga penuh
dengan obrolan dan canda tawa. Namun setiap wanita itu sengaja menahan agar tidak
sampau membicarakan tentang Nabi Yusuf as. Mereka sebenarnya mengetahui semua
kejadian antar Isteri menteri dan Nabi Yusuf as. Namun mereka tidak ingin
membicarakan untuk memberikan sikap sopan kepada tuan rumah, dan bersikap
seolah olah tidak tahu menahu soal itu. Itulah aturan yang biasa dipegang oleh
masyarakat elit ketika itu.
Namun zulaikha justru membuka
persoalan itu ke pada para tamu undangan, ia mengtaakan : Aku mendengar
ada wanita wanita yang mengatakan bahwa aku jatuh cinta pada pemuda yang
bernama Yusuf” Setelah mengatakan itu, tiba tiba muncul keheningan yang
menyelimuti meja makan itu, tangan tangan para undangan pun tiba tiba berhenti
bergerak. Isteri menteri itu benar benar nggunakan kesmepatan itu. Ia bercerita
sambil memerintahkan para pembantunya untuk menghadirkan apel. Lalu dengan nada
serius mengatakan “Aku mengakui bahwa memang Yusuf pemuda yang
mengagumkan. Aku tidak mengingkari bahwa aku benar-benar mencintainya, dan aku
telah mencintainya sejak dulu.” Kemudian wanita-wanita itu mulai mengupas
apel. Ketika itu perbada di Mesir telah mencapai puncak, dimana gaya hidup
mewah menghiasai istiana-istana.
Pengakuan dari iseri Menteri itu
menimbulkan suatu kedamaian umum di ruanga itu. Jika isteri menteri saja
mengakui bahwa ia memang jatuh cinta pada Nabi Yusuf asm maka pada gilirannya
mereka pun berhak untuk mencintainya. Meskipun demikian, mereka mengisyaratkan
bahwa seharusnya isteri menfteri tidak cenderung pada Nabi Yusuf as justrua ia
harus menjadi tempat cinta. Seharusnya ia yang dikejar lelaki, bukan
sebaliknya. Isteri menteri itu mengangkat tangannya, mengisyaratkan agar Nabi
Yusuf as masuk ke dalam ruangan itu.
Nabi Yusuf yang dipanggil oleh majikannya
pun datang masuk. Para tamu atau kaum wanita saat itu masih mengupas
buah, dan belum lama Nabi Yusuf as memasuki ruangan itu sehingga terjadilah apa
yang dibayangkan oleh isteri menteri. Tamu-tamu wanita itu tiba tiba membisa.
Sungguh mereka tercengang ketika menyaksikan wajah yang bercahaya yang
menampilkan ketampanan yang luar biasa, ketampanan malaikat. Para tamu wanita
itu terdiam dan mereka bertakbir, dan pada saat yang sama mereka terus memotong
buah yang mereka pegang. Di saat yang sama mata terus tertuju hanya pada Nabi
Yusuf as, mereka pun tidak ada yang melihat buah yang sedang mereka potong,
sehingga wanita wanita itu justru memotong tangannya sendiri namun mereka tidak
merasakan bahwa tangan mereka terpotong. Kehadiran Nabi Yusuf as sungguh sangat
mengagumkan, sampai sampai tidak merasakan sakit dan keluar darah ketika tangan
mereka terpotong.
Kemudian tiba tiba isteri menteri itu
berdiri dan berkata : “Inilah dia orang yang menaklukkan aku karena daya tariknya.
Memang tidak aku pungkiri bahwa aku pernah merayunya dan menggodanya untuk
diirku. Di hadapan kalian ada handuk putih untuk membalut luka. Sungguh kalian
telah dikuasai oleh Yusuf, maka lihatlah apa yang terjadinya pada tangan-tangan
kalian” Kemudian pandangan para wanita itu tertuju ke arah jari jari mereka
yang terpotong oleh pisau yang tajam namun tidak merasakan.
Nabi Yusuf melihat ke arah bawah (tanah)
atau mengarahkan pandangannya ke depan tanpa ada maksud tertentu, tetapi ketika
disebut ada darah yang keluar dari sekitar tempat jamuan itu, maka ia pun
melihat ke arah tempat jamuan itu. Nabi Yusuf as dikejutkan dengan adanya darah
yang mengalir di sekitar buah apel yang keluar dari jari-jari wanita itu. Nabi
Yusuf as pun segera mendatangkan perban dan air seperti biasa yang dilakukan
pemuda yang bekerja di sitana. Isteri menteri berkata saat Nabi Yusuf as
membalut luka yang diderita oleh para wanita : “Sungguh aku telah menggodanya
namun ia mampu menahan dirinya. Jika dia tidak mentaati apa yang aku
perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk
golongan orang-orang yang hina”
Yusuf berdiri di tengah-tengah ujian yang
berat ini dengan penuh keheranan : “Yusuf berkata : “Wahai Tuhanku,
penjara lebih aku sukai daripada memenhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak
engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk
(emenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh”
(Qs : 12 : 33)
Semua wanita yang ikut serta dalam undangan
itu mencoba merayu Nabi Yusuf as dengan menggunakan lirikan, gerakan gerakan
tertentu, atau syarat, atau dengan bahasa yang jelas. Yusuf memohon pertolongan
kepada Allah yang maha bijaksana agar ia diselamatkan dari pitu daya mereka. Ia
berdoa kepada Allah sebagai seorang manusia yang memiliki nafsu dan tidak
terpedaya dengan kemaksumannya dan keNabiannya. Ia berdoa kepada Allah agar
memalingkan tipu daya mereka darinya sehingga ia tidak cenderung kpada mereka
dan kemudian orang orang yang bodoh. Allah mengambulkan doanya. Kemudian
jari-jari wanita yang terputus mulai merasakan kesakitan, dan Nabi Yusuf
meninggalkan ruang makanan itu. Setiap wanita sibuk membalut lukanya dan mereka
berfikir tentang alasan apa yang akan mereka sampaikan ketika ditanya oleh
suami mereka mengenai luka pada tangan mereka?
Selanjutnya para wanita mulai membicarakan Nabi
Yusuf as, tentang pengaruhnya, kewibawaannya dan kemuliannya. Mereka mulai
bercerita bagaimana mereka dengan tanpa sengaja memotong tangan mereka sendiri
ketika melihat Nabi Yusuf. Selanjutnya berita heboh itupun mulai tersebar dari
kalangan atas ke kalangan bahwa. Semakin banyak manusia yang mulai membicarakan
sosok pemuda yang menolak keinginan isteri seorang ketua menteri dan
isteri-isteri dari para menteri memotong tangan mereka karena terlalu terpesona
oleh ketampanan Yusuf. Andai saja berita itu hanya diketahui oleh kalangan
terbatas tentuya tidak banyak orang memperhatikan berita itu. Namun berita itu
talah menyebar dari kalangan atas sampai kalangan bawah. Sehingga membuat
penguasa merasa gusar. yang pada akhirnya menyebabkan nabi yusuf dimasukkan
penjara.
Itulah Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha masih ada
lanjutan cerita nabi yusuf yaitu kisah yang menceritakan nabi yusuf masuk
penjara. dengan tabah menjalani segala cobaan, selah beberapa tahun di
penjara, oleh Allah derajatnya diangkat ia dijadikan menteri.
ORDE LAMA (1950-1957)
A. Pengertian Orde Lama
Orde Lama adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soekarno di Indonesia.
Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Dalam jangka waktu tersebut, Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando.
Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal, Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Presiaden Soekarno di gulingkan waktu Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando.
Orde lama (Demokrasi Terpimpin), terdiri dari beberapa kejadian penting..
1. Masa Pasca Kemerdekaan (1945-1950)
Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :
a. Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga.
b. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negeri RI.
c. Kas negara kosong.
d. Eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, antara lain :
a.Program Pinjaman Nasional dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir. Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan Juli 1946.
b.Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mangadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia.
c.Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
d.Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi) 19 Januari 1947
Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (Rera) 1948, mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif.
e.Kasimo Plan yang intinya mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Dengan swasembada pangan, diharapkan perekonomian akan membaik (mengikuti Mazhab Fisiokrat : sektor pertanian merupakan sumber kekayaan).
2. Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)
Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :
a)Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.
b)Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menumbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang tertentu dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi serta memberikan kredit pada perusahaan-perusahaan pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.
c)Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.
d)Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr Iskak Cokrohadisuryo, yaitu penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi. Pengusaha non-pribumi diwajibkan memberikan latihan-latihan pada pengusaha pribumi, dan pemerintah menyediakan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha swasta nasional. Program ini tidak berjalan dengan baik, karena pengusaha pribumi kurang berpengalaman, sehingga hanya dijadikan alat untuk mendapatkan bantuan kredit dari pemerintah.
e)Pembatalan sepihak atas hasil-hasil Konferensi Meja Bundar, termasuk pembubaran Uni Indonesia-Belanda. Akibatnya banyak pengusaha Belanda yang menjual perusahaannya sedangkan pengusaha-pengusaha pribumi belum bisa mengambil alih perusahaan-perusahaan tersebut.
3. Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1967)
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik,dan ekonomi (mengikuti Mazhab Sosialisme). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :
a)Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut :Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan.
b)Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%.
c)Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sekali lagi, ini juga salah satu konsekuensi dari pilihan menggunakan sistem demokrasi terpimpin yang bisa diartikan bahwa Indonesia berkiblat ke Timur (sosialis) baik dalam politik, eonomi, maupun bidang-bidang lain.
Masalah pemanfaatan kekayaan alam.
Pada masa orde lama : Konsep Bung Karno tentang kekayaan alam sangat jelas. Jika Bangsa Indonesia belum mampu atau belum punya iptek untuk menambang minyak bumi dsb biarlah SDA tetap berada di dalam perut bumi Indonesia. Kekayaan alam itu akan menjadi tabungan anak cucu di masa depan. Biarlah anak cucu yang menikmati jika mereka sudah mampu dan bisa. Jadi saat dipimpin Bung Karno, meski RI hidup miskin, tapi Bung Karno tidak pernah menggadaikan (konsesi) tambang-tambang milik bangsa ke perusahaan asing. Penebangan hutan pada masa Bung Karno juga amat minim.
Sistem pemerintahan
Orde lama : kebijakan pada pemerintah, berorientasi pada politik,semua proyek diserahkan kepada pemerintah, sentralistik,demokrasi Terpimpin, sekularisme.
Persamaan kebijakan ekonomi pada masa orde lama, orde baru, dan reformasi.
Sehingga dapat dikatakan bahwa kaum kaya memperoleh manfaat terbesar dari pertumbuhan ekonomi yang dikatakan cukup tinggi, namun pada kenyataanya tidak merata terhadap masyarakat.
2. Adanya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)
Orde Lama: Walaupun kecil, korupsi sudah ada.
Orde Baru: Hampir semua jajaran pemerintah koruptor (KKN).
Reformasi: Walaupun sudah dibongkar dan dipublikasi di mana-mana dari media massa,media elektronik,dll tetap saja membantah melakukan korupsi.
Hal ini menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat yang sulit untuk disembuhkan akibat praktik-pratik pemerintahan yang manipulatif dan tidak terkontrol.
3. Kebijakan Pemerintah
Sejak pemerintahan orde lama hingga orde reformasi kini, kewenangan menjalankan anggaran negara tetap ada pada Presiden (masing-masing melahirkan individu atau pemimpin yang sangat kuat dalam setiap periode pemerintahan sehingga menjadikan mereka seperti “manusia setengah dewa”). Namun tiap-tiap masa pemerintahan mempunyai cirinya masing-masing dalam menjalankan arah kebijakan anggaran negara. Hal ini dikarenakan untuk disesuaikan dengan kondisi: stabilitas politik, tingkat ekonomi masyarakat, serta keamanan dan ketertiban.
Kebijakan anggaran negara yang diterapkan pemerintah selama ini sepertinya berorientasi pada ekonomi masyarakat. Padahal kenyataannya kebijakan yang ada biasanya hanya untuk segelintir orang dan bahkan lebih banyak menyengsarakan rakyat. Belum lagi kebijakan-kebijakan yang tidak tepat sasaran, yang hanya menambah beban APBN. Bila diteliti lebih mendalam kebijakan-kebijakan sejak Orde Baru hingga sekarang hanya bersifat jangka pendek. Dalam arti kebijakan yang ditempuh bukan untuk perencanaan ke masa yang akan datang, namun biasanya cenderung untuk mengatur hal-hal yang sedang dibutuhkan saat ini.
C. Berakhirnya Orde Lama
setelah turunnya presiden soekarno dari tumpuk kepresidenan maka berakhirlah orde lama.kepemimpinan disahkan kepada jendral soeharto mulai memegang kendali.pemerintahan dan menanamkan era kepemimpinanya sebagai orde baru konsefrasi penyelenggaraan sistem pemerintahan dan kehidupan demokrasi menitipberatkan pada aspek kestabilan politik dalam rangka menunjang pembangunan nasional.untuk mencapai titik-titik tersebut dilakukanlah upaya pembenahan sistem keanekaragaman dan format politik yang pada prinsipnya mempunyai sejumlah sisi yang menonjol.yaitu;
1]adanya konsep difungsi ABRI
2]pengutamaan golonga karya
3]manifikasi kekuasaan di tangan eksekutif
4]diteruskannya sistem pengangkatan dalam lembaga-lembaga pendidikanpejabat
5]kejaksaan depolitisan khususnya masyarakat pedesaan melalui konsep masca mengembang [flating mass]
6]karal kehidupan pers
konsep diafungsi ABRI pada masa itu secara inplisit sebelumnya sudah ditempatkan oleh kepala staf angkatan darat.mayjen A.H.NASUTION tahun 1958 yaitu dengan konsep jalan tengah prinsipnya menegaskan bahwaperan tentara tidak terbatas pada tugas profesional militer belaka melainkan juga mempunyai tugas-tugas di bidang sosial politik dengan konsep seperti inilah dimungkinkan dan bahkan menjadi semacam kewajiban jikalau militer berpatisipasi dan bidang politik penerapan konjungsi ini menurut pennafsiran militer dan penguasa orde baru memperoleh landasan yuridi konstitusional di dalam pasal 2 ayat 1 UUD 1945 yang menegaskan majelis permusyawaratan rakyat.
Orde Lama adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soekarno di Indonesia.
Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Dalam jangka waktu tersebut, Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando.
Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal, Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Presiaden Soekarno di gulingkan waktu Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando.
Orde lama (Demokrasi Terpimpin), terdiri dari beberapa kejadian penting..
1. Masa Pasca Kemerdekaan (1945-1950)
Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :
a. Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga.
b. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negeri RI.
c. Kas negara kosong.
d. Eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, antara lain :
a.Program Pinjaman Nasional dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir. Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan Juli 1946.
b.Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mangadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia.
c.Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
d.Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi) 19 Januari 1947
Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (Rera) 1948, mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif.
e.Kasimo Plan yang intinya mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Dengan swasembada pangan, diharapkan perekonomian akan membaik (mengikuti Mazhab Fisiokrat : sektor pertanian merupakan sumber kekayaan).
2. Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)
Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :
a)Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.
b)Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menumbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang tertentu dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi serta memberikan kredit pada perusahaan-perusahaan pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.
c)Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.
d)Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr Iskak Cokrohadisuryo, yaitu penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi. Pengusaha non-pribumi diwajibkan memberikan latihan-latihan pada pengusaha pribumi, dan pemerintah menyediakan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha swasta nasional. Program ini tidak berjalan dengan baik, karena pengusaha pribumi kurang berpengalaman, sehingga hanya dijadikan alat untuk mendapatkan bantuan kredit dari pemerintah.
e)Pembatalan sepihak atas hasil-hasil Konferensi Meja Bundar, termasuk pembubaran Uni Indonesia-Belanda. Akibatnya banyak pengusaha Belanda yang menjual perusahaannya sedangkan pengusaha-pengusaha pribumi belum bisa mengambil alih perusahaan-perusahaan tersebut.
3. Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1967)
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik,dan ekonomi (mengikuti Mazhab Sosialisme). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :
a)Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut :Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan.
b)Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%.
c)Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sekali lagi, ini juga salah satu konsekuensi dari pilihan menggunakan sistem demokrasi terpimpin yang bisa diartikan bahwa Indonesia berkiblat ke Timur (sosialis) baik dalam politik, eonomi, maupun bidang-bidang lain.
Masalah pemanfaatan kekayaan alam.
Pada masa orde lama : Konsep Bung Karno tentang kekayaan alam sangat jelas. Jika Bangsa Indonesia belum mampu atau belum punya iptek untuk menambang minyak bumi dsb biarlah SDA tetap berada di dalam perut bumi Indonesia. Kekayaan alam itu akan menjadi tabungan anak cucu di masa depan. Biarlah anak cucu yang menikmati jika mereka sudah mampu dan bisa. Jadi saat dipimpin Bung Karno, meski RI hidup miskin, tapi Bung Karno tidak pernah menggadaikan (konsesi) tambang-tambang milik bangsa ke perusahaan asing. Penebangan hutan pada masa Bung Karno juga amat minim.
Sistem pemerintahan
Orde lama : kebijakan pada pemerintah, berorientasi pada politik,semua proyek diserahkan kepada pemerintah, sentralistik,demokrasi Terpimpin, sekularisme.
Persamaan kebijakan ekonomi pada masa orde lama, orde baru, dan reformasi.
- Sama-sama masih terdapat ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan
Sehingga dapat dikatakan bahwa kaum kaya memperoleh manfaat terbesar dari pertumbuhan ekonomi yang dikatakan cukup tinggi, namun pada kenyataanya tidak merata terhadap masyarakat.
2. Adanya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)
Orde Lama: Walaupun kecil, korupsi sudah ada.
Orde Baru: Hampir semua jajaran pemerintah koruptor (KKN).
Reformasi: Walaupun sudah dibongkar dan dipublikasi di mana-mana dari media massa,media elektronik,dll tetap saja membantah melakukan korupsi.
Hal ini menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat yang sulit untuk disembuhkan akibat praktik-pratik pemerintahan yang manipulatif dan tidak terkontrol.
3. Kebijakan Pemerintah
Sejak pemerintahan orde lama hingga orde reformasi kini, kewenangan menjalankan anggaran negara tetap ada pada Presiden (masing-masing melahirkan individu atau pemimpin yang sangat kuat dalam setiap periode pemerintahan sehingga menjadikan mereka seperti “manusia setengah dewa”). Namun tiap-tiap masa pemerintahan mempunyai cirinya masing-masing dalam menjalankan arah kebijakan anggaran negara. Hal ini dikarenakan untuk disesuaikan dengan kondisi: stabilitas politik, tingkat ekonomi masyarakat, serta keamanan dan ketertiban.
Kebijakan anggaran negara yang diterapkan pemerintah selama ini sepertinya berorientasi pada ekonomi masyarakat. Padahal kenyataannya kebijakan yang ada biasanya hanya untuk segelintir orang dan bahkan lebih banyak menyengsarakan rakyat. Belum lagi kebijakan-kebijakan yang tidak tepat sasaran, yang hanya menambah beban APBN. Bila diteliti lebih mendalam kebijakan-kebijakan sejak Orde Baru hingga sekarang hanya bersifat jangka pendek. Dalam arti kebijakan yang ditempuh bukan untuk perencanaan ke masa yang akan datang, namun biasanya cenderung untuk mengatur hal-hal yang sedang dibutuhkan saat ini.
C. Berakhirnya Orde Lama
setelah turunnya presiden soekarno dari tumpuk kepresidenan maka berakhirlah orde lama.kepemimpinan disahkan kepada jendral soeharto mulai memegang kendali.pemerintahan dan menanamkan era kepemimpinanya sebagai orde baru konsefrasi penyelenggaraan sistem pemerintahan dan kehidupan demokrasi menitipberatkan pada aspek kestabilan politik dalam rangka menunjang pembangunan nasional.untuk mencapai titik-titik tersebut dilakukanlah upaya pembenahan sistem keanekaragaman dan format politik yang pada prinsipnya mempunyai sejumlah sisi yang menonjol.yaitu;
1]adanya konsep difungsi ABRI
2]pengutamaan golonga karya
3]manifikasi kekuasaan di tangan eksekutif
4]diteruskannya sistem pengangkatan dalam lembaga-lembaga pendidikanpejabat
5]kejaksaan depolitisan khususnya masyarakat pedesaan melalui konsep masca mengembang [flating mass]
6]karal kehidupan pers
konsep diafungsi ABRI pada masa itu secara inplisit sebelumnya sudah ditempatkan oleh kepala staf angkatan darat.mayjen A.H.NASUTION tahun 1958 yaitu dengan konsep jalan tengah prinsipnya menegaskan bahwaperan tentara tidak terbatas pada tugas profesional militer belaka melainkan juga mempunyai tugas-tugas di bidang sosial politik dengan konsep seperti inilah dimungkinkan dan bahkan menjadi semacam kewajiban jikalau militer berpatisipasi dan bidang politik penerapan konjungsi ini menurut pennafsiran militer dan penguasa orde baru memperoleh landasan yuridi konstitusional di dalam pasal 2 ayat 1 UUD 1945 yang menegaskan majelis permusyawaratan rakyat.
Sabtu, 28 November 2015
Cheat Game Rise Of Nation
Bagi yang sering main Rise of Nation, nihhh cheatnya.....
Cheat
List
Press ENTER during gameplay, then
enter one of the cheats listed below to activate it:
- 1000 more resources: cheat resource all+1000
- Adjust damage: cheat damage (name or no entry)(+ or
-)(number)
- AI state: cheat ai (on, off or debug)
- Alliance with nation: cheat ally (nation name)
- Change explore: cheat explore (normal, explored, all)
- Defeat nation: cheat defeat (nation name)
- Deploy units: cheat deploy
- Drop nuke at pointer: cheat nuke
- Drop Wild Bird at pointer: cheat bird
- Encounter with nation: cheat meet (nation name)
- Finish building or next item: cheat finish
- Kill all selected objects: cheat die
- Make all players human: cheat sandbox
- Pack units: cheat pack
- Peace with nation: cheat peace (nation name)
- Put building at pointer: cheat insert
(number)(type)(who=RED)(x,y)
- Put unit or building at pointer: cheat add
(number)(type)(who=RED)(x,y)
- Put machine guns around human capitals: cheat safe
- Set difficulty: cheat diff (0-5)
- Show achievements: cheat achieve
- Show/change commerce level for nation: cheat commerce
(number)(nation name)
- Show/change library tech levels for nation: cheat
library (number)(nation name)
- Show/change military level for nation: cheat military
(number)(nation name)
- Show/change nation age: cheat age (number)(nation name)
- Show/change resource: cheat resource (name)(goodtype or
all)(+ or -)(number)
- Show/change science level for nation: cheat science
(number)(nation name)
- Show/change technology: cheat tech (name)(tech or
all)(on or off)
- Show combat ranges: cheat ranges (0 or 1)
- Show full map: cheat reveal (on or off)
- Toggle computer control off: cheat human (name)
- Toggle computer control on: cheat computer (name)
- Toggle pause: cheat pause (0 or 1)
- Turn encounter off with nation: cheat unmeet (nation
name)
- Victory for nation: cheat victory (nation name)
- War with nation: cheat war (nation name)
Taunts
Hit ENTER and enter one of the
following numbers for the desired taunt:
- 1 - Yes
- 2 - No
- 3 - Maybe
- 4 - I need food
- 5 - I need timber
- 6 - I need metal
- 7 - I need wealth
- 8 - I need oil
- 9 - I need knowledge
- 10 - Do you need resources?
- 11 - Little help here
- 12 - This noob’s rushing me
- 13 - Build more troops
- 14 - Build a wonder
- 15 - Work on your economy
- 16 - Work on your air force
- 17 - Work on your navy
- 18 - Wait for my signal to attack
- 19 - Attack!
- 20 - Let’s get ‘em
- 21 - Guard my artillery
- 22 - Move troops here
- 23 - Grab some territory
- 24 - Gonna boom
- 25 - Gonna rush
- 26 - Wanna ally?
- 27 - Wanna make peace?
- 28 - Of course you know this means war
- 29 - Pay up or die
- 30 - Prepare to be crushed
- 31 - Who should we attack?
- 32 - When shall we attack?
- 33 - Where’s the enemy?
- 34 - They’ve got air power
- 35 - Ships ahoy!
- 36 - I spy a spy
- 37 - Rare resources for the taking
- 38 - The city is going down
- 39 - Check out the timer
- 40 - Let’s set up shop
- 41 - Wanna bet?
- 42 - It’s on
- 43 - Was that supposed to hurt?
- 44 - Have you fixed your little problem?
- 45 - Good luck with that
- 46 - Let me know how that works out for you
- 47 - I may be slow, but I’m ahead of you
- 48 - Classy
- 49 - Play the tutorials, noob
- 50 - Wake me up when your done
- 51 - Get outta my face
- 52 - Leave me alone
- 53 - ‘Cause you need that
- 54 - Is it over yet?
- 55 - Do your parent’s know you’re up this late?
- 56 - You okay over there?
- 57 - And stay out!
- 58 - Bwa ha ha ha ha!
- 59 - Have fun stormin the caslte
- 60 - Random! Random!
- 61 - RanDOM! RanDOM!
- 62 - Let the game begin
- 63 - Dude, we know who you’re going to take Just pick
‘em and get on with it
- 64 - Which part of ‘click in’ didn’t you understand
- 65 - What’s the holdup?
- 66 - Ahhh
- 67 - Unh Unh Unh
- 68 - Ohhh
- 69 - Ughhh
- 70 - Uhhh!
- 71 - We’re doomed!
- 72 - Wanna give up?
- 73 - Victory is mine!
- 74 - Oww! My eye!
- 75 - Not in the face!
- 76 - Coming
- 77 - Be right there
- 78 - On my way
- 79 - I’m trying to send some help
- 80 - Gotcha covered
- 81 - Check
- 82 - It shall be done
- 83 - Let me get right on that
- 84 - Sweet
- 85 - You da man
- 86 - That’s what I’m talking about
- 87 - Consider it taken care of
- 88 - Sounds like a plan
- 89 - Groovy
- 90 - Red
- 91 - Blue
- 92 - Purple
- 93 - Green
- 94 - Yellow
- 95 - Light blue
- 96 - White
- 97 - Orange
- 98 - Aaaaaaagh! The humanity!
- 99 - Let me gat that for you
- 100 - They keep on rising
Langganan:
Postingan (Atom)





